Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

News & Updates

Australia beri Rp 1,2 T bangun instalasi pengelolaan limbah terbesar di Palembang

Merdeka.com - Pemerintah Australia bekerja sama dengan Indonesia memberikan bantuan berupa hibah sebesar Rp 1,2 triliun bagi Pemerintah Kota Palembang untuk membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). IPAL ini diklaim menjadi yang terbesar di Indonesia.

Pembangunan IPAL mulai dibangun di pinggiran Sungai Musi, tepatnya di Kelurahan Sri Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Lahan digunakan seluas 5,7 hektar milik Pemkot Palembang.

Walikota Palembang, Harnojoyo, mengakui saat ini kondisi air Sungai Musi sudah tercampur dengan limbah yang menimbulkan adanya bakteri E-coli dan berbahaya bagi kesehatan. Adanya IPAL dianggap menjadi solusi tepat untuk mencegah kualitas air sungai semakin buruk.

"Alhamdulillah kita dapat hibah dari Australia untuk membangun IPAL terbesar di Indonesia. Tidak hanya limbah cair, IPAL ini juga bisa mengelola limbah padat," ungkap Harnojoyo saat ground breaking IPAL, Kamis (2/11).

Dikatakannya, IPAL ditarget beroperasi pada 2022. Kapasitas pengolahan limbah sebanyak 20.000 kubik per hari dengan 11.000 sambungan pada tahap pertama.

"Artinya, limbah rumah tangga dan bisnis akan diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke Sungai Musi. Ini penting biar mencegah pencemaran air yang berpengaruh bahan baku air bersih," ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, mengatakan Sungai Musi yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat Palembang dapat dikelola dengan lebih baik melalui IPAL. IPAL juga bisa menjaga ekosistem ikan-ikan sungai agar tetap hidup.

"Kita memilih proyek pertama ini di Palembang karena perekonomiannya sangat baik. Ini bakal jadi contoh bagi daerah lain," kata dia.

"Sebagai negara tetangga, kami akan membuat Sungai Musi menjadi lebih indah dan sehat," sambungnya.

Source: merdeka.com

© 2018 Indo Waste Expo & Forum organised by PT Napindo Media ashatama. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.