Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Baru 92 Rumah Sakit se-Indonesia Punya Izin Pengolahan Limbah Medis B3

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kementrian Lingkungan Hidup RI melansir dari total rumah sakit se indonesia yang berjumlah 2701 unit, baru 92 Rumah Rumah Sakit di antaranya  telah mengantongi ijin pengolahan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Data tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pengolahan Limbah B3 Direktorat  Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Sortawati Siregar, M.Si saat mengisi workhop di Kota Singkawang, Rabu (21/3/2018).

Sortawati mengatakan faskes yang belum memiliki ijin pengolahan limbah medis B3 memperlakukan limbah medisnya dengan bekerjsama dengan pihak ketiga, membuang sembarangan dan membakar tanpa ijin.

“Lewan dari 24 jam limbah medis yang dibuang akan menjadi patogenesis dan mencemarkan lingkungan,” ujarnya.

Bahkan terdapat beberapa kasus yang terjadi lantaran limbah medis dibuang sembarangan, beberapa di antaranya diambil oleh anak-anak untuk dijadikan terompet.

“Bayangkan jika seperti itu, virus yang menyebar tersebut langsung masuk kedalam tubuh,” ujarnya.

Dirinya mengharapkan Wali Kota Singkawang bagi rumah sakit yang telah memiliki incinerator untuk segera mengurus ijin pengolahan limbah medis B3 nya.

“Kabarnya sudah ada rumah sakit yang punya incinerator tapi belum punya ijin. Nanti akan saya lihat dan verifikasi dokumenya mana saja yang mungkin masih kurang,” ujarnya.

Menurutnya ada beberapa pihak yang menyatakan bahwa bahwa mengurus ijin pengolahan limbah medis B3 susah. Hal tersebut memang terjadi jaman dulu, namun saat ini proses pengurusanya sudah mudah dan tak makan waktu lama.

“Nanti bisa dibuktikan, dua sampai tiga bulan ijin sudah bisa dikeluarkan,” pungkasnya

Source: tribunpontianak.co.id

© 2018 Indo Waste Expo & Forum organised by PT Napindo Media ashatama. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.