News

Dukung Ekonomi Sirkular, Peruri Sulap Limbah Produksi Jadi Paving Block

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melakukan inovasi dengan pengelolaan limbah produksi menjadi produk baru yang bernilai guna tinggi.

 

Hal tersebut ditunjukkan melalui partisipasi dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang digelar pada 26-28 Juni 2026 di Trans Convention Center, Bandung. Kehadiran Peruri diwujudkan melalui booth sustainability program yang memamerkan ragam program keberlanjutan perusahaan.

Salah satu inovasi utama yang disorot Peruri dalam pameran ini adalah pengelolaan limbah kertas berharga (security waste) menjadi paving block berkualitas. Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi menjelaskan, prosesnya terkelola secara ketat dan aman.

 

Pertama-tama, limbah kertas dihancurkan dan dibakar melalui insinerator, kemudian abunya diolah dan dicampur dengan material lain hingga dicetak menjadi paving block.

 

“Langkah inovatif ini tidak hanya menjaga standar keamanan informasi tingkat tinggi milik perusahaan, tetapi juga menekan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2026).

Tak hanya limbah kertas, Peruri juga memperkenalkan program Peruri WearCycle. Program ini merupakan inisiatif daur ulang seragam kerja lama yang sudah tidak terpakai menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat. Melalui inisiatif ini, perusahaan sukses mengurangi potensi limbah tekstil sekaligus membuka ruang kolaborasi yang produktif bersama para pelaku UMKM.

 

Adi bilang, partisipasi Peruri dalam Sunda Karsa Fest KKJ 2026 adalah wujud keberlanjutan bisa dicapai melalui langkah konkret. Mulai dari pengelolaan limbah produksi secara bijaksana, pemanfaatan kembali material, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami percaya, inovasi berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat,” imbuh dia. Melengkapi pameran tersebut, Adi bilang, Peruri juga mensosialisasikan serangkaian inisiatif hijau lainnya. Program tersebut meliputi pelestarian biodiversitas, efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED, operasional kendaraan listrik, pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, hingga optimalisasi aset berbasis konsep ramah lingkungan.

 

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/07/01/172300926/dukung-ekonomi-sirkular-peruri-sulap-limbah-produksi-jadi-paving-block.